Postingan

5 Cara Efektif Melakukan Perubahan Dahsyat

Gambar
    Bismillahirrohmaanirrohiim…. Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. QS 9:20 1. Berubahlah menjadi seperti jempol Jempol memiliki kelebihan, dia selalu melakukan yang terbaik, menjadi yang terbaik. Sebaik-baiknya kamu adalah yang paling banyak manfaatnya Sebaik-baiknya kamu adalah yang belajar Al Quran dan mengajarkannya Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah… (QS 3:110) Tiada kesuksesan tanpa ada kebaikan dalam dirinya… semakin anda memberikan kebaikan kepada orang lain maka semakin dekat anda kepada kesuksesan. Kesuksesanan bukan terukur pada seberapa banyak anda memiliki uang, tapi seberapa banyak orang yang mendapatkan manfaat dari diri anda…. 2. Berubahlah menjadi seperti telunjuk

Jangan Sia-siakan Waktumu

"Jagalah lima perkara sebelum datangnya lima perkara; Masa mudamu sebelum masa tuamu; masa sehatmu sebelum masa sakitmu; masa kayamu sebelum masa miskinmu; masa hidupmu sebelum datang kematianmu; masa luangmu sebelum masa sempitmu." (HR. Hakim dengan sanad shahih). Ungkapan diatas tentu telah banyak diketahui orang. 

SMILE Please!!!!

Gambar
Sesungguhnya Islam telah mengenal arti dan nilai dari sebuah senyuman, jauh sebelum ia dipelajari dalam disiplin ilmu. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam guru manusia bersabda: تَبَسُّمُكَ فِيْ وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah…” Jarir bin Abdullah al-Bajali berkata, “Tidaklah Rasulullah melihatku, kecuali dia selalu tersenyum di depanku…” yang demikian itu karena beliau mengetahui bahwa senyuman adalah jalan yang lapang menuju hati. Dialah wasilah yang dapat memikat hati, kunci emas untuk segala perbendaharaan dan pembuka kesempitan dada…” Adapun bermuka masam lagi muram maka ia adalah lawan dan kebalikan dari senyuman. Ia menutup pintu hati dan mengunci jalan yang mengantarkan kepadanya. Orang yang selalu murung mencerminkan jiwanya yang selalu sempit dan sengsaranya.

the side of life

dari kejauhan terlihat cahaya indah yang menyilaukan mata…terlalu silau hingga aku tidak mampu untuk melihat apa yang ada disekelilingnya… dan aku pun bertanya dalam hati, mengapa cahaya itu tidak memudarkan sedikit kilaunya hingga bisa ku nikmati pemandangan indah disekelilingnya… alangkah egoisnya cahaya itu karena dia ingin terlihat mempesona tanpa memikirkan yang lainnya… dan aku pun mulai berharap supaya cahaya itu meredup… meredup… dan meredup hingga dunia semakin berwarna…. dan ternyata keinginanku menjadi kenyataan…

Ketika Kita Ingin Dilihat

Masya Allah...... , antum sudah hafal 5 juz ??? Hmmm… Secara fitrah manusia, pastilah senang jika dirinya dipuji. Saat pujian datang -apalagi dari seseorang yang istimewa dalam pandangannya- tentulah hati akan bahagia jadinya. Berbunga-bunga, bangga, senang. Itu manusiawi. Namun hati-hatilah duhai saudaraku, jangan sampai riya’ menghiasi amal ibadah kita karena di setiap amal ibadah yang kita lakukan dituntut keikhlasan.

Puasa dan Dosa

ketika jiwa gersang meliputi raga guyuran air hujan mampu sejukkan semua asa datang kala ia menjelang

Pokoknya Dengan Ujian Apa Pun, Harus Tetap Bersabar!

Gema suara adzan dhuhur yang dikumandangkan Sofyan terdengar dari masjid , menembus dinding-dinding kamar, menyeruak memasuki telinga setiap santri di kampus ini. Membangunkan santri-santri yang sedang qailulah melepaskan kepenatan aktivitas harian, maupun yang masih sibuk dengan rutinitas . Suara muadzin ini masih seperti dulu, besar (seperti orangnya yang gemuk subur) , keras , tapi kurang begitu merdu. Sepertinya yang dia andalkan cuma kerasnya suara saja (ah..aku ini bisanya hanya mengkritik saja). Afwan sobat, aku nggak bermaksud mengejekmu, tapi kenyataannya memang seperti itu kok…. Sejenak terpikir olehku untuk mengakhiri aktivitasku, menyusun buku tauhid proyek dari divisi dieniyah yang akan dibagi kan untuk santri-santri baru. Namun, aku masih saja asyik dan belum beranjak , seakan pantat ini telah menempel di bantal tempat dudukku yang sudah memanas sedari tadi (moga nggak gosong-gosong amat) . Ada saja bagian -bagian kalimat dalam setiap paragraph yang ingin aku teliti...