Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

Dakwah itu Mudah Lho!!!

Gambar
Sedianya, tulisan ini mau diikutkan lomba "Menulis Resensi" pada Hari Buku, beberapa hari yang lalu. Tapi karena aku telat akhirnya nggak jadi disetorin. Akhirnya terbersit untuk dipostingkan aja. Karena ini yang pertama, pasti banyak salah, entah dalam susunan kalimat maupun penggunaan bahasa. Berharap temen-temen blogger berkenan untuk memberi masukan. Judul Buku        : 1001 Cara Beerdakwah (Sukses Berdakwah Kapan pun dan di Mana pun Penulis               : Abdullah Ahmad Al-'Allaf Penerjemah     : Ardiansyah Ashri Hussein Penerbit            : Ziyad Visi Media, Surakarta, Cetakan Pertama Ramadhan 1429 H/ September 2009 Tebal                  : Cover + 375 Halaman   DAKWAH ITU ‘MUDAH’ LHO!!!!   Jika kita mendengar istilah atau kata ‘dakwah’, yang sering terlintas dalam pikiran kita adalah seorang ustadz atau da’i yang se...

Heiiii......!!! Bau Mulutmu Harimaumu

Gambar
 Aku mempercepat langkahku menuju masjid Aqshal madinah yang terletak di depan asrama kami agar tidak ketinggalan shalat Shubuh. Berusaha agar tidak tidak terjangkiti penyakit buru-buru aku menahan sekuat mungkin keinginan untuk berlari mengejar ketertinggalan shalat berjamaah seperti yang dilakukan santri-santri SMP. Namun meski telah berusaha, aku tetap saja masbuk satu raka'at. Sebenarnya aku sudah bosan dengan keadaan ini, yaitu terlalu seringnya tertinggal untuk menjalankan shalat Shubuh berjama'ah. Bahkan, terkadang meskipun telah bangun lebih awal aku juga masih masbuk juga. Aku jadi malu dengan imam shalat yang selalu membalikkan badannya, berdzikir sambil melihat jama'ah shalat. Dan aku yakin, dia pasti melihatku dan hafal dengan wajahku. "Yee....Anak ini lagi..." mungkin dia berfikir seperti itu (semoga saja aku salah). Aaaah.... seharusnya aku lebih malu kepada Allah atas semua keteledoran ini.

Anak-anak yang Nakal

Kemaren sore, aku berkesempatan untuk silaturahmi ke rumah ustadz sekaligus dosenku. Kunjungan ini memang tidak direncanakan jadi, persiapannya pun seadanya. Ceritanya, ketika sedang asyik ngobrol dengan seorang teman sehabis shalat ashar di masjid, tiba-tiba muncul salah seorang mantan takmir menghampiri kita. Kemudian ikut nimbrungin tema obrolan yang kita bicarakan. Tidak tahu dari mana jluntrungnya (jawa: asal-usulnya), dengan tanpa ba bi bu aku keceplosan ngomong: "Aku kok pinginnya makan yang enak-enak ya???".  Temanku yang pertama tadi nyletuk: "udah bosen makanan dapur tho pak???" (ndak, tahu kenapa kita terbiasa manggil teman kita dengan sebutan pak, bukan akhiy...atau yang lain, hingga suatu ketika aku ada pengalaman lucu pas lagi jajan di warung. Temanku bilang, "pesan apa pak?", terang aja pemilik warung terheran dan terbengong, haah...... baapak??? anak sekecil ini kok udak jadi bapak ya? mungkin dia berpikir begithu, padahal kawin aja belum....