Postingan

Menampilkan postingan dengan label MyDiary

Sprint 0 — Foundation

PROJECT: Developer Journey Sprint 0 — Foundation Misi Status 001 — Mengenali tujuan proyek ✅ 002 — Menyiapkan Workspace ✅ 003 — Memastikan GitHub ✅ 004 — Memasang GitHub Desktop ✅ 005 — Menentukan sistem Journal 🟡 Sedang kita selesaikan 006 — Menentukan identitas/nama project ⏳ 007 — Menentukan project pertama ⏳ 008 — Menyiapkan repository project ⏳ 009 — Memulai produk pertama ⏳

Heiiii......!!! Bau Mulutmu Harimaumu

Gambar
 Aku mempercepat langkahku menuju masjid Aqshal madinah yang terletak di depan asrama kami agar tidak ketinggalan shalat Shubuh. Berusaha agar tidak tidak terjangkiti penyakit buru-buru aku menahan sekuat mungkin keinginan untuk berlari mengejar ketertinggalan shalat berjamaah seperti yang dilakukan santri-santri SMP. Namun meski telah berusaha, aku tetap saja masbuk satu raka'at. Sebenarnya aku sudah bosan dengan keadaan ini, yaitu terlalu seringnya tertinggal untuk menjalankan shalat Shubuh berjama'ah. Bahkan, terkadang meskipun telah bangun lebih awal aku juga masih masbuk juga. Aku jadi malu dengan imam shalat yang selalu membalikkan badannya, berdzikir sambil melihat jama'ah shalat. Dan aku yakin, dia pasti melihatku dan hafal dengan wajahku. "Yee....Anak ini lagi..." mungkin dia berfikir seperti itu (semoga saja aku salah). Aaaah.... seharusnya aku lebih malu kepada Allah atas semua keteledoran ini.

Anak-anak yang Nakal

Kemaren sore, aku berkesempatan untuk silaturahmi ke rumah ustadz sekaligus dosenku. Kunjungan ini memang tidak direncanakan jadi, persiapannya pun seadanya. Ceritanya, ketika sedang asyik ngobrol dengan seorang teman sehabis shalat ashar di masjid, tiba-tiba muncul salah seorang mantan takmir menghampiri kita. Kemudian ikut nimbrungin tema obrolan yang kita bicarakan. Tidak tahu dari mana jluntrungnya (jawa: asal-usulnya), dengan tanpa ba bi bu aku keceplosan ngomong: "Aku kok pinginnya makan yang enak-enak ya???".  Temanku yang pertama tadi nyletuk: "udah bosen makanan dapur tho pak???" (ndak, tahu kenapa kita terbiasa manggil teman kita dengan sebutan pak, bukan akhiy...atau yang lain, hingga suatu ketika aku ada pengalaman lucu pas lagi jajan di warung. Temanku bilang, "pesan apa pak?", terang aja pemilik warung terheran dan terbengong, haah...... baapak??? anak sekecil ini kok udak jadi bapak ya? mungkin dia berpikir begithu, padahal kawin aja belum....

Ini Baru Namanya Magang

Gambar
Sore yang mulai digelayuti mendung tebal di ujung kota Surabaya, meski lelah  (driji iki kaku kabeh, suwe gak ngeblog, mumpung ada koneksi gratis, manfaatke wae) Udah hampir dua minggu ini, aku dan ketiga temanku berada disini. Magang di tempat yang pada awalnya asing bagi diriku, kini... seperti rumah sendiri aja, kesana kemari aku bebas, meski tak sebebas burung camar di atas sana.. Aku bersyukur, dapat jatah PMP (dulu PKL) disini. Begitu banyak keuntungan yang aku dapat, meskipun ada juga beberapa hal yang bikin sebel, tapi keuntungan yang berlebih itu dapat menutupinya. seperti kaidah fiqh "A pabila air itu telah mencapai 2 kulah maka tidak akan membawa kotoran/najis (najis yang ada  padanya tak berarti apa-apa). -terlepas dari perbedaan lhoo-. Sama halnya dengan kesedihan yang kurasakan di sini, takkan berarti karena begitu banyak "kesenangan" yang kudapat. O iya... tadi aku belum bilang magang dimana, terlalu panjang siih pengantarnya. Aku magang di masjid Muja...

Makan Enak Vs Enak Makan (my first diary)

Gambar
Ada ungkapan lama yang nggak bakalan lekang dimakan usia dan patut dijadikan bahan renungan: “Hidup untuk makan atau makan untuk hidup?” Idealnya, kita makan untuk hidup, namun seringkali kita lupa,sehingga menganggap kalau hidup kita hanya untuk makan. Postingan kali ini bukan mau membahas itu, apalagi berfilosofi tentangnya (nggak nyampe sob). Aku hanya ingin bercerita saja tentang kejadian yang kualami dalam aktivitas keseharian (makanya aku labelin mydiary (meski lebih tepat disebut uneg-uneg, biar ngejreng githu).  Tentu saja cerita yang ada kaitannya dengan makan-memakan sesuai judul. Ha ha ha hemmm nyaem-nyaemmmm…... Siang tadi, seperti biasa selepas shalat dhuhur di masjid kampusku “Aqsal Madinah”, aku segera menuju kekamar untuk ganti baju setelah sebelumnya ngaji sebentar dan muroja’ah hafalan. Seperti biasa juga, ketika sedang ngaji, teman-teman satu kamar pasti berseliweran kesana kemari, keluar masuk, naik turun entah apa yang dicari (seandainya,,, aku tahu isi hati ...