Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2010

Kenapa Kotori Mulut Kita ???

Bagaimanakah perasaanmu jika diumpat-umpat oleh orang yang tidak kau dikenal??? padahal kamu tidak bersalah. Atau mungkin kau mengenalnya dan kau melakukan kesalahan (sedikit/buannyak, karena pada hakekatnya kita memang diberi kelebihan mudah melakukan kesalahan), apakah kita akan sakit hati???? Apalagi mengumpatnya bukan sembarang umpatan, akan tetapi umpatan kelas kakap, Kalo bahasa jawanya dipisuhi, Ingglisnya diFucky, Arabnya di bahluli, Jepangnya dikotomi, dan lain-lainlah. Intinya, kamu pasti tidak suka kan??? nggak berkenan kan?? Naluri manusia (yang masih nor... lho..), pasti nggak enak hati jika ada orang yang meremehkan, mengumpat, memarahi, melecehkan atau apalah yang berkonotasi menrendahkan atau menjatuhkan jati dirinya. Hati kecilnya pasti akan miris banget, dan memubuatnya memendam dendam yang nggak ketulungan, dan mungkin si korban ingin membalas dengan balasan setimpal bahkan lebih.

Untukmu sahabat-sahabatku

kumandang adzan shubuh mendayu menyibak kegelapan malam. ketika raga ini lelah untuk membuka mata, ketika jiwa ini berat menyambut panggilanmu ya Allah kau datang menghampiri berharap ada tautan indah darimu mencoba bersama menuju keridhaan-nya tetapi.... aku hanya diam.... aku tuli akupun bisu.......... tidakkah aku berfikir...? aku hanyut aku terlena aku ..... dan aku.... sahabat...  semua salahku marah saja jika ingin marah bencilah aku jika itu kebaikan untukmu tetapi.... izinkan aku sentuh relung hatimu...

Syamilah oh Syamilah......

Gambar
Dua hari kemarin, aku benar-benar dibuat jengkel ama "Syamilah". Gara-gara dia proposal skripsiku jadi terbengkalai, udah githu pake ditambah masuk angin segala. Dia kok sok banget ya,,, mentang-mentang disayang ama ustadz-ustadz. Syamilah yang satu ini memang beda dari versi Syamilah sebelumnya, lebih gedhe, lebih lengkap plus lebih mantap. Bayangkan saja, kapasitasnya aja 14,9 Gb hampir 15 Gb dan yang paling nyebelin, ekstrak filenya butuh waktu ber-jam-jam, kalau tidak salah hampir 15 jam (yang terhitung, juga tergantung dengan spesifikasi komp/laptop). Biasanya, jika aku instal aplikasi ini waktu dan kecepatan ekstark software ini standar sesuai dengan keterangan diatas. Tapi, kemarin ketika sedang mempermak lap-y ustadz Kholiq, aku benar-benar dibuatnya jengkel. Masa ekstrak filenya sampai 1 hari penuh??? Udah githu, ustadz Kholiqnya nanyakan terus, apa suadah selesai belum???? kira-kira apanya yang bikin lama??? padahal Dell in khan baru 1 tahun yang lalu belinya. Dan...

saat senja bersamamu

Gambar
Senja itu masih ada Saat kau lambaikan tangan, tanda perpisahan Senja itu... masih ada... Senja itu masih ada Ketika kau menangis, mengemis iba Senja itu..... kan selalu ada              Senja itu, masih ada              Disaat aku selalu mengalah              Untuk tetap bertahan meski lara tertahan              Dan kaupun menghilang             Masihkah senja itu ada..........                              ********************** Surabaya, 23 - 11 10 pukul 00:43, ketika keheningan malam semakin mengheningkan kesendirian .

Makan Enak Vs Enak Makan (my first diary)

Gambar
Ada ungkapan lama yang nggak bakalan lekang dimakan usia dan patut dijadikan bahan renungan: “Hidup untuk makan atau makan untuk hidup?” Idealnya, kita makan untuk hidup, namun seringkali kita lupa,sehingga menganggap kalau hidup kita hanya untuk makan. Postingan kali ini bukan mau membahas itu, apalagi berfilosofi tentangnya (nggak nyampe sob). Aku hanya ingin bercerita saja tentang kejadian yang kualami dalam aktivitas keseharian (makanya aku labelin mydiary (meski lebih tepat disebut uneg-uneg, biar ngejreng githu).  Tentu saja cerita yang ada kaitannya dengan makan-memakan sesuai judul. Ha ha ha hemmm nyaem-nyaemmmm…... Siang tadi, seperti biasa selepas shalat dhuhur di masjid kampusku “Aqsal Madinah”, aku segera menuju kekamar untuk ganti baju setelah sebelumnya ngaji sebentar dan muroja’ah hafalan. Seperti biasa juga, ketika sedang ngaji, teman-teman satu kamar pasti berseliweran kesana kemari, keluar masuk, naik turun entah apa yang dicari (seandainya,,, aku tahu isi hati ...

apa ini bisa disebut puisi

hey-hey jumpa lagi, gimana kabarnya. sekian hari, muter-muter cari ide buat posting ndak ketemu juga. meski aku selalu ingat agar menulis dengan hati. kadang heran juga, ada orang yang hatinya sumpek, masih bisa menulis juga, malah bermutu. Ternyata beban juga ya, bila materi blog tidak sesuai dengan tema blog kita. Dan kondisi aku alami, teman-teman blogger yang udah kunjung blog ini pasti tahu kalo judul blog ini mari belajar bareng-bareng tapi, materi-materi didalam nggak bisa untuk belajar, apalagi belajar bersama. Nah, untuk kesempatan kali ini, meski ide posting masih sulit modot, kucoba posting sesuatu yang mungkin kita dapat belajar darinya. Yup, postingan ini adalah puisi (walaupun belum memenuhi kriteria, namanya juga belajar). Semoga puisi ini dapat dijadikan bahan belajar atau renungan. Aku nggak ngerti ini layak disebut puisi apa bukan, persis dengan judul postingan ini. Ndak salahnya kalo dicoba, bagi blogger mania ajarin aku bikin puisi dong!!!! insyallah jadi ...

"Thank' a lot Mrs. Nyun-Nyun"

Gambar
Sebenarnya sejak kemarin aku pingin postingin tulisan ini, tapi tertunda karena banyak hal, yang jelas berkenaan dengan hati. Sesuai judul postingan diatas, tulisan ini memang aku persembahkan buat seseorang, siapa lagi kalo bukan mbak Nyun-Nyun. Nama itu memang kedengaran lucu Nyun + Nyun, dan aku yakin itu bukan nama samaran, eh maksudnya bukan nama sebenarnya. Entah, siapa nama mbak ini yang asli, Inul, Yuyun atau siapa, tapi memang setahu saya, dalam blogging word (halah pake' istilah ingglis segala') biasanya, orang2 nggak pake' nama asli mereka, ndak tahu karena malu atau karena biar lebih wah, atau apa, yang jelas seolah-olah mereka menjadi diri mereka yang lain/beda (hanya perkiraan, belum diteliti). Dan mbak yang satu ini tampaknya juga begitu. Aku sangat haqqul yakin jika ku kirim email dan tanya nama dia sebenarnya, dia nggak bakalan ngaku. Langsung aja, emangnya kenapa sih kok mbak Nyun-Nyun dapat ucapan terima kasih ??? meskipun, sebenarnya semua blog...

Begitu cepatnya kebersamaan kita (1)

Tak terasa tiga tahun lebih, aku tinggal dikampus ini, kampus II Panceng yang kata teman-temanku penjara suci kurang lebih satu tahun plus di kampus I Surabaya dua tahun. Banyak kejadian aku alami, dan begitu banyak pelajaran aku ambil dari kehidupan seperti ini. aku nggak pernah menyangka, bertemu dengan Afdil, anak Flores yang tampangnya serrrreeem tapi sebenarnya dia baik dan kocak. Disini juga ada Wakit, Dadang, Harun dan masih banyak lagi. Mereka semua berasal dari luar pulau jawa. Dan kini, detik-detik perpisahan di depan mata. Sering, ketika kami sedang ngobrol santai aku berkata kepada mereka; "aku nggak bisa banyangin, jika kita berpisah dan kita tidak bisa lagi bercanda tertawa, sharing dan tentunya belakar bersama". Dan mereka selalu diam, jika aku mengatakan itu, dan aku pun tahu, mereka juga merasakan apa yang kurasakan, tapi mereka lebih rindu dengan kampung halaman mereka, orang tua mereka dan kenangan manis mereka ketika berada di rumah. Apa boleh buat, per...

"Hold my hand" lyrics, by Maher Zain

"Hold My Hand", ndak tahu kenapa, akhir-akhir ini aku demen banget lagu ini, entah dari alunan musiknya atau kekuatan liriknya yang ..hemmmm.. "piye yo??" (jawa: gimana ya???), amat menyentuh relung hati. Lagu ini merupakan salah satu content dari album Thank You Allah -nya Maher. Saking senangnya, aku relain laman blog ini nampangin lagu, biar enjoy githu kalo pas lagi posting. Biasanya sih kalo ada lagu barat aku hanya gedumel saja ikuttan gremeng tanpa tahu liriknya yang penting nada sama (dasar penyakit lama) . Tapi untuk lagu yang satu ini beda, aku ingin bisa lantunkan keindahan liriknya, akhirnya gak pake lama browsing-in aza liriknya. Dan ternyata mbah Google memang cerdas, sekarang liriknya Maher Zain yang "Hold My Hand"  sudah nongkrong nieh.... sambil mempelajari lebih dalam kekuatan liriknya, kita simak bareng yuuuk....!!!! and jangan lupa. commentnya ditunggu.. Hold My Hand by Maher Zain I hear the flower’s kinda crying loud The breeze’s so...

Sukseskan Hari-Harimu

Cukup sukses hari ini ? Yah cukup hari ini. Ambil hikmah dari masa lalu dan aplikasikan untuk meraih sukses hari ini . Bagaimana dengan besok? Itu adalah urusan besok dan apa yang Anda lakukan dengan sukses hari ini , akan bermanfaat untuk hari esok. Saya pernah naik angkutan kota, disana ada sebuah stiker yang bertuliskan: “Hari Ini Bayar, Besok Gratis.” Yang menjadi pertanyaan, pernahkah Anda bayar angkot gratis? Ini filosofinya. Kalau begitu, artinya setiap hari donk! Iya… jika Anda memiliki prinsip “ Saya akan sukses hari ini “, maka otomatis Anda akan sukses setiap hari. Lalu apa manfaat dari prinsip ini? Fokus! Jika Anda fokus, maka hasil kerja Anda akan optimal . Seperti sebuah kaca pembesar yang memfokuskan sinar matahari ke satu titik mampu membakar apa yang dikenainya. Kekuatannya jauh lebih dahsyat dibanding tidak difokuskan. Jadi, mulai sekarang fokuskan perhatian Anda pada hari ini. Apa pekerjaan Anda hari ini? Lakukan dengan sukses. Masa lalu, hanya meninggalkan hikma...

kemanapun kita berada kematian akan selau datang

Gambar
perlahan tapi pasti, dia akan hadir mendekat kemana kaki melangkah dimana kaki kan berpijak ??? tak ada tempat sembunyi namun, seringkali kita lupa itulah kenapa kita nggak cerdas

akhirnya mengudara lagi

Gambar
ya!!!! akhirnya aku sempat lagi untuk mencoba belajar ngeblog lagi setelah hilang semangat karena seolah sibuk. aku harap ini permulaan yang baik, semoga bloggerwan-bloggerwati senior berkenan membimbing

Edit my template

setelah sekian lama vakum dari menyentuh blog, akhirnya blog ini mampu untuk bangkit justru saat aku sedang sibuk-sibuknya mengajukan proposal skripsi. on-nya blog tidak lepas dari peran serta teman-teman dalam memotivasi untuk selalu berkarya. Ngeblog alangkah langkah awal untuk memulai berkarya oya disana ada azarre yang dengan sabar menemani dan membimbing agar blog ini terlihat nyaman untuk dikunjungi (aku kau pasti ngantuk saat itu) thanks brother!!!