Postingan

### Mission 05 — GitHub Repository

 --- ### Mission 05 — GitHub Repository **Tanggal:** 11 Agustus 2026 **Status:** SELESAI ✅ ### Tujuan Menghubungkan repository Git lokal dengan GitHub sebagai remote repository. ### Yang dikerjakan - Memastikan Git repository lokal berjalan. - Membuat `.gitignore`. - Memastikan `JOURNAL.md` masuk dalam version control. - Membuat commit pertama proyek. - Publish repository ke GitHub. - Memverifikasi repository melalui GitHub. ### Repository **GitHub Username:** `odiews` **Repository:** `pondokmadani-platform` **Visibility:** Private ### Commit `initial commit` `chore: initialize pondokmadani platform` ### Hasil Repository Pondok Madani Platform berhasil dipublish ke GitHub. GitHub berhasil menampilkan file project yang telah dilacak. Folder kosong seperti `wordpress/` dan `plugins/` belum terlihat di GitHub karena Git tidak melacak folder kosong. Hal ini normal dan tidak dianggap sebagai error. ### Catatan Folder `wordpress/` akan berisi instalasi WordPress pada tahap berikutnya. Fo...

# Mission #007 — Project Timeline & Development Schedule

  # Mission #007 — Project Timeline & Development Schedule **Status:** 📅 Planned ## Project Pondok Madani Platform ## Version 0.1.0 ## Official Start Selasa, 11 Agustus 2026 09:00–12:00 WIB ## Current Phase Phase 0 — Foundation & Setup ## Target Session - Check Laragon - Check PHP and database - Check Git - Check GitHub Desktop - Verify workspace - Create project structure - Initialize Git - Connect private GitHub repository - Create database - Install WordPress - Login to WordPress ## Expected Output WordPress Pondok Madani Platform running locally with Git repository initialized and connected to GitHub. ## Next Session Start Phase 0: Foundation & Setup

TIMELINE INDUK PONDOK MADANI PLATFORM

Siap. Kita buat Timeline Induk Proyek sebagai pagar/rambu proyek . Jadi kalau nanti saya mulai melenceng, terlalu jauh lompat ke fitur lain, atau membahas hal yang belum waktunya, Anda bisa cukup berkata: “Kembali ke Timeline.” atau: “Sekarang kita ada di mana?” Saya akan merujuk kembali ke timeline ini. 🗓️ TITIK MULAI RESMI Hari/Tanggal mulai: Selasa, 11 Agustus 2026 Jam: 09:00–12:00 WIB Lokasi kerja: Komputer Resepsionis Durasi sesi: 3 jam Project: Pondok Madani Platform Versi: 0.1.0 Workspace: pondokmadani-platform 🧭 TIMELINE INDUK PONDOK MADANI PLATFORM PHASE 0 — FOUNDATION & SETUP Selasa, 11 Agustus 2026 09:00–12:00 WIB Target: □ Cek Laragon □ Cek PHP & database □ Cek Git □ Cek GitHub Desktop □ Pastikan folder workspace □ Buat struktur project □ Buat Git repository □ Hubungkan dengan GitHub □ Install WordPress □ Buat database □ Login WordPress pertama □ Buat journal pekerjaan Output hari pertama: WordPress Pondok Madani berhasil berjalan secara lokal dan project ...

Sprint 0 — Foundation

PROJECT: Developer Journey Sprint 0 — Foundation Misi Status 001 — Mengenali tujuan proyek ✅ 002 — Menyiapkan Workspace ✅ 003 — Memastikan GitHub ✅ 004 — Memasang GitHub Desktop ✅ 005 — Menentukan sistem Journal 🟡 Sedang kita selesaikan 006 — Menentukan identitas/nama project ⏳ 007 — Menentukan project pertama ⏳ 008 — Menyiapkan repository project ⏳ 009 — Memulai produk pertama ⏳

1 - Membangun Fondasi

1# Developer Journal Tanggal: 2026-08-06 Durasi: 45 menit Mood: 🙂 Target Hari Ini - Install Laragon Hasil ✅ Laragon berhasil terinstall Hambatan - Sempat bingung lokasi folder Solusi - Membuat Workspace baru Yang Dipelajari - Struktur folder yang lebih rapi Commit GitHub - Besok - Install Git Catatan Hari pertama terasa ringan.

Mesin Waktu

Tergelak menerawang awan Sepi, gelap Melintas batas Mimpi manis penuh harapan Kosong Angker Aku terkesima Terlena terpedaya Ini semua fana

Sebarkanlah rasa cinta

Sebarkanlah rasa cinta yang iklas kepada diri kita, menerima diri kita apa adanya, memaafkan diri dan masa lalu kita. Dan lantas ikuti sesi terapi ini! Tarik nafas panjang lepaskan perlahan ulangi … Perlahan tarik nafas panjang lepaskan.. Rasakan kedamaian dan ketenangan bersemayam di dalam hati dan katakan saya mencintai diri saya.  (Rica Irma Dhiyanty Cht)  Belajar menerima kesalahan orang lain adalah suatu kunci yang sangat penting untuk menciptakan hubungan yang sehat bertumbuh abadi. Ingatlah emosi tidak pernah menyelesaikan masalah yang ada. Jadi selalulah berpikir dewasa. Mengapa suatu hal itu bisa terjadi pasti punya alasan tersendiri. Janganlah kita menjadi orang yang egois hanya mau dimengerti, tapi tidak mau mengerti. Mari belajar menjadi seorang yang dewasa.  (Rica Irma Dhiyanty Cht) 

Digoda Syetan

Aku terlena Kau pun hanyut Kita saling berpagut Dan kau begitu bernafsu Kita Melayang Terbang bersama dalam selaksa kenikmatan Tiba-tiba saja aku terdiam Ku termenung sejenak Ah... ini adalah bisikan syetan Bisikan yang serupa madu namun hakikatnya racun yang mematikan

Pelajaran dari Sebuah Jam

Gambar
Seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, sanggupkah kamu berdetak 31.104.000 kali selama setahun?” “Ha?! Sebanyak itukah?!” kata jam terperanjat, “Aku tidak akan sanggup!” “Ya sudah, bagaimana kalau 86.400 kali saja dalam sehari?” “Delapan puluh ribu empat ratus kali?! Dengan jarum yang ramping seperti ini?! Tidak, sepertinya aku tidak sanggup,” jawab jam penuh keraguan. “Baik, bagaimana jika 3.600 kali dalam satu jam?” “Dalam satu jam berdetak 3.600 kali? Tampaknya masih terlalu banyak bagiku.” Jam bertambah ragu dengan kemampuannya.

Sukses dengan “Program Hijrah”

Dzulhijjah telah berakhir; dan  Muharram pun datang menyapa. Tahun kalender Hijriah pun beralih dari 1432 menuju 1433. Hal ini mengingatkan kita pada salah satu peristiwa terpenting dalam sirah Rasulullah, yaitu hijrahnya Nabi dan para sahabat dari Makkah ke Madinah. Apa hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa ini? Makna Hijrah          Berbicara tentang hijrah, maka penting kiranya kita mengetahui makna yang terkandung di dalamnya. Hijrah bisa bermakna berpindah ke sesuatu yang lebih baik. Beralih ke tempat yang lebih baik, keadaan yang lebih baik, perbuatan yang lebih baik dan sesuatu lainnya yang lebih baik. Dan memang itulah yang dilakukan oleh Rasulullah pada 14 abad silam saat melakukan hijrah.

Kembalilah

Gambar
Desah nafas menderu berpacu dengan hasrat yang kian memuncak Terpesona dengan kehangatan fatamorgana Nan semu bermahkotakan jemu Namun apa daya .... Kala nurani tak lagi mampu memilah Antara nista dan mulia Hitam maupun putih

Wake Up!!!

Gambar
Yaaa ..... Bangkitlah! Lupakan sisi gelap masa lalumu. Awali babak baru (asal jangan babak belur) sekarang juga. Apa saja kegagalan yang telah menimpamu; gagal belajar, bekerja, hubungan asmara, menikah apa pun itu. Mulailah sesuatu yang baru agar dapat menghiburmu serta melupakan kegagalan-kegagalanmu.

5 Cara Efektif Melakukan Perubahan Dahsyat

Gambar
    Bismillahirrohmaanirrohiim…. Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. QS 9:20 1. Berubahlah menjadi seperti jempol Jempol memiliki kelebihan, dia selalu melakukan yang terbaik, menjadi yang terbaik. Sebaik-baiknya kamu adalah yang paling banyak manfaatnya Sebaik-baiknya kamu adalah yang belajar Al Quran dan mengajarkannya Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah… (QS 3:110) Tiada kesuksesan tanpa ada kebaikan dalam dirinya… semakin anda memberikan kebaikan kepada orang lain maka semakin dekat anda kepada kesuksesan. Kesuksesanan bukan terukur pada seberapa banyak anda memiliki uang, tapi seberapa banyak orang yang mendapatkan manfaat dari diri anda…. 2. Berubahlah menjadi seperti telunjuk

Jangan Sia-siakan Waktumu

"Jagalah lima perkara sebelum datangnya lima perkara; Masa mudamu sebelum masa tuamu; masa sehatmu sebelum masa sakitmu; masa kayamu sebelum masa miskinmu; masa hidupmu sebelum datang kematianmu; masa luangmu sebelum masa sempitmu." (HR. Hakim dengan sanad shahih). Ungkapan diatas tentu telah banyak diketahui orang. 

SMILE Please!!!!

Gambar
Sesungguhnya Islam telah mengenal arti dan nilai dari sebuah senyuman, jauh sebelum ia dipelajari dalam disiplin ilmu. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam guru manusia bersabda: تَبَسُّمُكَ فِيْ وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah…” Jarir bin Abdullah al-Bajali berkata, “Tidaklah Rasulullah melihatku, kecuali dia selalu tersenyum di depanku…” yang demikian itu karena beliau mengetahui bahwa senyuman adalah jalan yang lapang menuju hati. Dialah wasilah yang dapat memikat hati, kunci emas untuk segala perbendaharaan dan pembuka kesempitan dada…” Adapun bermuka masam lagi muram maka ia adalah lawan dan kebalikan dari senyuman. Ia menutup pintu hati dan mengunci jalan yang mengantarkan kepadanya. Orang yang selalu murung mencerminkan jiwanya yang selalu sempit dan sengsaranya.

the side of life

dari kejauhan terlihat cahaya indah yang menyilaukan mata…terlalu silau hingga aku tidak mampu untuk melihat apa yang ada disekelilingnya… dan aku pun bertanya dalam hati, mengapa cahaya itu tidak memudarkan sedikit kilaunya hingga bisa ku nikmati pemandangan indah disekelilingnya… alangkah egoisnya cahaya itu karena dia ingin terlihat mempesona tanpa memikirkan yang lainnya… dan aku pun mulai berharap supaya cahaya itu meredup… meredup… dan meredup hingga dunia semakin berwarna…. dan ternyata keinginanku menjadi kenyataan…

Ketika Kita Ingin Dilihat

Masya Allah...... , antum sudah hafal 5 juz ??? Hmmm… Secara fitrah manusia, pastilah senang jika dirinya dipuji. Saat pujian datang -apalagi dari seseorang yang istimewa dalam pandangannya- tentulah hati akan bahagia jadinya. Berbunga-bunga, bangga, senang. Itu manusiawi. Namun hati-hatilah duhai saudaraku, jangan sampai riya’ menghiasi amal ibadah kita karena di setiap amal ibadah yang kita lakukan dituntut keikhlasan.

Puasa dan Dosa

ketika jiwa gersang meliputi raga guyuran air hujan mampu sejukkan semua asa datang kala ia menjelang

Pokoknya Dengan Ujian Apa Pun, Harus Tetap Bersabar!

Gema suara adzan dhuhur yang dikumandangkan Sofyan terdengar dari masjid , menembus dinding-dinding kamar, menyeruak memasuki telinga setiap santri di kampus ini. Membangunkan santri-santri yang sedang qailulah melepaskan kepenatan aktivitas harian, maupun yang masih sibuk dengan rutinitas . Suara muadzin ini masih seperti dulu, besar (seperti orangnya yang gemuk subur) , keras , tapi kurang begitu merdu. Sepertinya yang dia andalkan cuma kerasnya suara saja (ah..aku ini bisanya hanya mengkritik saja). Afwan sobat, aku nggak bermaksud mengejekmu, tapi kenyataannya memang seperti itu kok…. Sejenak terpikir olehku untuk mengakhiri aktivitasku, menyusun buku tauhid proyek dari divisi dieniyah yang akan dibagi kan untuk santri-santri baru. Namun, aku masih saja asyik dan belum beranjak , seakan pantat ini telah menempel di bantal tempat dudukku yang sudah memanas sedari tadi (moga nggak gosong-gosong amat) . Ada saja bagian -bagian kalimat dalam setiap paragraph yang ingin aku teliti...

Seuntai Pesan Untuk Sri (1)

Sri ... sayangku ... kutahu begitu besarnya cintamu padaku yang menggebu bagai ombak di lautan biru Sri...  Kau juga tahu, berat untukku meninggalkanmu dan tak ingin jauh darimu Sri............... Cintaku Kita pun telah sama-sama tahu Orang tua kita telah setuju dengan hubungan yang kita jalin