Postingan

Kenapa Kotori Mulut Kita ???

Bagaimanakah perasaanmu jika diumpat-umpat oleh orang yang tidak kau dikenal??? padahal kamu tidak bersalah. Atau mungkin kau mengenalnya dan kau melakukan kesalahan (sedikit/buannyak, karena pada hakekatnya kita memang diberi kelebihan mudah melakukan kesalahan), apakah kita akan sakit hati???? Apalagi mengumpatnya bukan sembarang umpatan, akan tetapi umpatan kelas kakap, Kalo bahasa jawanya dipisuhi, Ingglisnya diFucky, Arabnya di bahluli, Jepangnya dikotomi, dan lain-lainlah. Intinya, kamu pasti tidak suka kan??? nggak berkenan kan?? Naluri manusia (yang masih nor... lho..), pasti nggak enak hati jika ada orang yang meremehkan, mengumpat, memarahi, melecehkan atau apalah yang berkonotasi menrendahkan atau menjatuhkan jati dirinya. Hati kecilnya pasti akan miris banget, dan memubuatnya memendam dendam yang nggak ketulungan, dan mungkin si korban ingin membalas dengan balasan setimpal bahkan lebih.

Untukmu sahabat-sahabatku

kumandang adzan shubuh mendayu menyibak kegelapan malam. ketika raga ini lelah untuk membuka mata, ketika jiwa ini berat menyambut panggilanmu ya Allah kau datang menghampiri berharap ada tautan indah darimu mencoba bersama menuju keridhaan-nya tetapi.... aku hanya diam.... aku tuli akupun bisu.......... tidakkah aku berfikir...? aku hanyut aku terlena aku ..... dan aku.... sahabat...  semua salahku marah saja jika ingin marah bencilah aku jika itu kebaikan untukmu tetapi.... izinkan aku sentuh relung hatimu...

Syamilah oh Syamilah......

Gambar
Dua hari kemarin, aku benar-benar dibuat jengkel ama "Syamilah". Gara-gara dia proposal skripsiku jadi terbengkalai, udah githu pake ditambah masuk angin segala. Dia kok sok banget ya,,, mentang-mentang disayang ama ustadz-ustadz. Syamilah yang satu ini memang beda dari versi Syamilah sebelumnya, lebih gedhe, lebih lengkap plus lebih mantap. Bayangkan saja, kapasitasnya aja 14,9 Gb hampir 15 Gb dan yang paling nyebelin, ekstrak filenya butuh waktu ber-jam-jam, kalau tidak salah hampir 15 jam (yang terhitung, juga tergantung dengan spesifikasi komp/laptop). Biasanya, jika aku instal aplikasi ini waktu dan kecepatan ekstark software ini standar sesuai dengan keterangan diatas. Tapi, kemarin ketika sedang mempermak lap-y ustadz Kholiq, aku benar-benar dibuatnya jengkel. Masa ekstrak filenya sampai 1 hari penuh??? Udah githu, ustadz Kholiqnya nanyakan terus, apa suadah selesai belum???? kira-kira apanya yang bikin lama??? padahal Dell in khan baru 1 tahun yang lalu belinya. Dan...

saat senja bersamamu

Gambar
Senja itu masih ada Saat kau lambaikan tangan, tanda perpisahan Senja itu... masih ada... Senja itu masih ada Ketika kau menangis, mengemis iba Senja itu..... kan selalu ada              Senja itu, masih ada              Disaat aku selalu mengalah              Untuk tetap bertahan meski lara tertahan              Dan kaupun menghilang             Masihkah senja itu ada..........                              ********************** Surabaya, 23 - 11 10 pukul 00:43, ketika keheningan malam semakin mengheningkan kesendirian .

Makan Enak Vs Enak Makan (my first diary)

Gambar
Ada ungkapan lama yang nggak bakalan lekang dimakan usia dan patut dijadikan bahan renungan: “Hidup untuk makan atau makan untuk hidup?” Idealnya, kita makan untuk hidup, namun seringkali kita lupa,sehingga menganggap kalau hidup kita hanya untuk makan. Postingan kali ini bukan mau membahas itu, apalagi berfilosofi tentangnya (nggak nyampe sob). Aku hanya ingin bercerita saja tentang kejadian yang kualami dalam aktivitas keseharian (makanya aku labelin mydiary (meski lebih tepat disebut uneg-uneg, biar ngejreng githu).  Tentu saja cerita yang ada kaitannya dengan makan-memakan sesuai judul. Ha ha ha hemmm nyaem-nyaemmmm…... Siang tadi, seperti biasa selepas shalat dhuhur di masjid kampusku “Aqsal Madinah”, aku segera menuju kekamar untuk ganti baju setelah sebelumnya ngaji sebentar dan muroja’ah hafalan. Seperti biasa juga, ketika sedang ngaji, teman-teman satu kamar pasti berseliweran kesana kemari, keluar masuk, naik turun entah apa yang dicari (seandainya,,, aku tahu isi hati ...

apa ini bisa disebut puisi

hey-hey jumpa lagi, gimana kabarnya. sekian hari, muter-muter cari ide buat posting ndak ketemu juga. meski aku selalu ingat agar menulis dengan hati. kadang heran juga, ada orang yang hatinya sumpek, masih bisa menulis juga, malah bermutu. Ternyata beban juga ya, bila materi blog tidak sesuai dengan tema blog kita. Dan kondisi aku alami, teman-teman blogger yang udah kunjung blog ini pasti tahu kalo judul blog ini mari belajar bareng-bareng tapi, materi-materi didalam nggak bisa untuk belajar, apalagi belajar bersama. Nah, untuk kesempatan kali ini, meski ide posting masih sulit modot, kucoba posting sesuatu yang mungkin kita dapat belajar darinya. Yup, postingan ini adalah puisi (walaupun belum memenuhi kriteria, namanya juga belajar). Semoga puisi ini dapat dijadikan bahan belajar atau renungan. Aku nggak ngerti ini layak disebut puisi apa bukan, persis dengan judul postingan ini. Ndak salahnya kalo dicoba, bagi blogger mania ajarin aku bikin puisi dong!!!! insyallah jadi ...

"Thank' a lot Mrs. Nyun-Nyun"

Gambar
Sebenarnya sejak kemarin aku pingin postingin tulisan ini, tapi tertunda karena banyak hal, yang jelas berkenaan dengan hati. Sesuai judul postingan diatas, tulisan ini memang aku persembahkan buat seseorang, siapa lagi kalo bukan mbak Nyun-Nyun. Nama itu memang kedengaran lucu Nyun + Nyun, dan aku yakin itu bukan nama samaran, eh maksudnya bukan nama sebenarnya. Entah, siapa nama mbak ini yang asli, Inul, Yuyun atau siapa, tapi memang setahu saya, dalam blogging word (halah pake' istilah ingglis segala') biasanya, orang2 nggak pake' nama asli mereka, ndak tahu karena malu atau karena biar lebih wah, atau apa, yang jelas seolah-olah mereka menjadi diri mereka yang lain/beda (hanya perkiraan, belum diteliti). Dan mbak yang satu ini tampaknya juga begitu. Aku sangat haqqul yakin jika ku kirim email dan tanya nama dia sebenarnya, dia nggak bakalan ngaku. Langsung aja, emangnya kenapa sih kok mbak Nyun-Nyun dapat ucapan terima kasih ??? meskipun, sebenarnya semua blog...